Pemasaran Multi Channel Ecommerce Solution
Jasa

Multi Channel Ecommerce Solution: Bagaimana Pemasaran Multichannel Bekerja

Salah satu solusi yang ditawarkan oleh rekanan multi channel ecommerce solution Anda adalah strategi pemasaran multichannel. Dengan strategi ini, Anda sebagai pemilik bisnis ecommerce akan mampu menjangkau para konsumen melalui purchasing journey mereka, baik itu online maupun offline. Hal ini mampu dicapai berkat adanya berbagai channel kontak yang tersedia.

Sekilas Tentang Pemasaran Multichannel

Pemasaran multichannel didasarkan pada seluruh channel kontak dan penjualan sebuah bisnis, seperti situs dan toko komersil, baik itu kampanye iklan secara tradisional atau menggunakan social networks. Dengan pemasaran ini, sebuah bisnis pun mampu menjangkau sebanyak mungkin prospek. Pada dasarnya, caranya adalah dengan menawarkan peluang pembelian baru bagi pada konsumen dengan mempertimbangkan kebiasaan mereka. Dengan begitu, bisnis pun mendapatkan kesempatan terbaik untuk mengubah prospek menjadi konsumen, kemudian menjadi pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka.

Baik pemasaran multichannel online dan offline dapat menggunakan berbagai channel kontak berikut ini:

  • Toko fisik (pemasaran langsung) dengan penjualan tradisional.
  • Iklan di media cetak, seperti katalog dan baliho.
  • Penjualan online lewat situs komersil dan/atau marketplace.
  • Kampanye iklan digital, seperti lewat email.
  • Kampanye iklan lewat SMS.

Untuk mendapatkan hasil terbaik dan paling optimal, serta menghindari risiko bahwa satu channel justru akan “menelan” channel lainnya, sebuah strategi pemasaran multichannel yang diajukan oleh multi channel ecommerce solution profesional harus mampu dibuat dengan mempelajari berbagai jenis media yang tersedia, serta mengadaptasi karakteristik bisnis Anda ke dalam masing-masing langkah strategi pemasaran tersebut. Dengan memilih channel yang tepat untuk target yang tepat juga, Anda pun bisa menghasilkan traffic yang berkualitas, mengurangi biaya operasional agar menjadi makin efisien, mengoptimalkan kampanye pemasaran, dan pada akhirnya bisa meningkatkan ROI atau return on investment bisnis Anda.

Integrasi ke dalam Strategi Pemasaran

Agar mampu mengintegrasi strategi pemasaran multichannel ke dalam pemasaran bisnis Anda, pertimbangkan beberapa hal penting berikut ini.

  1. Pertimbangkan Pentingnya Data

Sebagai bagian dari strategi multichannel, Anda perlu memusatkan data yang berkaitan dengan pelanggan, yang berasal dari berbagai sumber yang variatif. Misalnya web formula, balasan email, analisis laman internet yang dijelajahi, dan sebagainya. Data ini akan membantu Anda mendapatkan gambaran lebih baik tentang ekspektasi pelanggan dan ekspektasi tersebut secara relevan.

  1. Ikuti Purchasing Journey Pelanggan

Pahami bagaimana mereka berpindah dari satu channel ke channel lain, dan cari tahu alasannya. Strategi ini penting untuk mengintegrasikan konsel multichannel ke dalam strategi pemasaran Anda.

  1. Pengalaman Pelanggan

Tawarkan kepada pelanggan sebuah pengalaman yang relevan (sesuai dengan purchasing journey mereka) dan inovatif (berenda dari tawaran dari pesaing).

  1. Antisipasi Risiko Multichannel

Terdapat beberapa risiko yang dapat timbul dalam strategi multichannel, yang perlu Anda atasi. Dengan rekanan multi channel ecommerce solution yang profesional, mereka akan bantu Anda rancang strategi yang juga mampu mencegah risiko ini terjadi.

Ilustrasi fotografi: kamera
Jasa

Jasa Foto Post-Wedding Jadi Tren Terbaru! Penasaran?

Foto prewedding pasti sudah tak lagi asing di telinga Anda. Bahkan, kepopulerannya selama beberapa tahun terakhir ini seolah membuat prewedding jadi sebuah keharusan dalam persiapan menjelang hari H. Dapat ditemukan jasa foto prewedding di mana-mana. Bahkan, tak sedikit para calon pasangan pengantin yang rela menghabiskan biaya hingga puluhan dan bahkan ratusan juta rupiah untuk hasil foto prewedding yang terbaik!

Tentang Foto Post Wedding

Akan tetapi, tahukah Anda kalau foto prewedding sudah tak lagi jadi satu-satunya tren? Bahkan, kepopulerannya di Indonesia akhir-akhir ini sudah mulai terancam. Sebab, jasa foto postwedding saat ini sudah semakin diminati dari hari ke hari oleh para pasangan. Contoh selebritis yang melakukan post-wedding misalnya pasangan Hulaefi & Lindswell Kwok. Dan seperti yang ditunjukkan oleh namanya, foto postwedding dilakukan setelah pasangan resmi jadi suami dan istri, alias setelah hari pernikahan. Dengan begitu, banyak pasangan yang akhirnya memanfaatkan momen tersebut sambil berbulan madu alias honeymoon.

Alasan di Balik Popularitas Foto Postwedding

Karena foto postwedding dilakukan setelah pasangan sudah sah jadi suami-istri, maka banyak yang mengaku lebih tenang dan santai ketika melakukan sesi pemotretan. Sebab, berbagai foto mesra bisa dilakukan dengan bebas tanpa ada rasa malu-malu atau deg-degan lagi. Di samping itu, kepopuleran foto postwedding pun bisa didorong oleh keyakinan masing-masing pasangan, yang merasa bahwa interaksi yang menunjukkan kemesraan memang lebih layak dilakukan setelah resmi berumah tangga.

Di samping itu, jasa foto postwedding pun bisa juga dijadikan momen seru untuk mengabadikan bulan madu Anda dengan pasangan, yang biasanya jarang terekam secara profesional karena tak banyak fotografer yang menawarkan jasa atau paket untuk layanan yang satu ini. Seperti kata peribahasa: sekali dayung, dua-tiga pulau pun terlampaui. Yang artinya, Anda bisa merekam momen bulan madu yang romantis sambil mengabadikan petualangan Anda dengan pasangan pasca pernikahan! Sebab, siapa bilang kalau hidup jadi tak lagi seru hanya karena status di KTP berubah jadi menikah?

Anda pun bisa menghemat jatah cuti dengan melakukan sesi foto postwedding. Sebab, sesi pemotretannya bisa Anda lakukan bersamaan ketika mengambil cuti bulan madu. Dengan begitu, jatah cuti pun bisa digunakan dengan lebih optimal untuk kebutuhan lainnya!