Suku Bunga Amerika Serikat
bisnis

Suku Bunga Amerika Serikat Naik, Rupiah Tetap Stabil

Kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan bulan ini tidak akan berpengaruh pada nilai tukar Rupiah.

Baru-baru ini, Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve menerapkan kebijakan menaikkan suku bunga acuan di bulan ini. Namun kebijakan tersebut disinyalir tidak akan memberikan dampak negatif pada pasar keuangan. Setidaknya sampai akhir tahun, nilai tukar Rupiah tidak akan melebihi angka 15 ribu pada Dollar Amerika Serikat.

Kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat itu sudah diprediksikan oleh banyak pihak. Oleh sebab itu, pasar tidak terkejut dengan adanya kebijakan tersebut karena telah mempersiapkan diri. Sementara itu, pergerakan nilai tukar Rupiah setelah ditetapkannya kebijakan tersebut pun cenderung stabil. Saat ini, nilai tukar Rupiah pada Dollar sekitar 14.497.

Antisipasi Bank Indonesia

Bank Indonesia sudah mengantisipasi kebijakan dari Bank Sentral Amerika Serikat itu dengan menahan suku bunga acuannya. Suku bunga acuan dipertahankan menjadi 6 persen sejak bulan lalu. Suku bunga acuan dari Bank Sentral Amerika Serikat sendiri telah dinaikkan menjadi 2,25 persen. Hal itu berarti ada peningkatan nilai sebanyak 4 kali di tahun ini. Di awal tahun, pihak Bank Sentral Amerika Serikat pun sudah memberikan pernyataan terkait peningkatan nilai tersebut.

Dampak di Masyarakat

Terbukti tidak ada gejolak pasar semenjak kebijakan itu ditetapkan oleh Bank Sentral Amerika Serikat. Setidaknya, pergerakan pasar dan bisnis masih stabil alias tidak ada masalah yang menimbulkan dampak kerugian di berbagai negara.

Bagaimanapun juga, kabar tentang peningkatan suku cadang tersebut tentu menimbulkan dampak bagi masyarakat yang sempat mengetahuinya. Walaupun sudah dijelaskan oleh pihak Kementerian Ekonomi bahwa tidak akan ada efek yang merugikan karena sudah ada antisipasi dari Bank Indonesia.

Peningkatan nilai tukar Dollar jelas mengkhawatirkan masyarakat, apalagi yang masih awam dengan skema bursa pasar dan suku bunga di bank-bank pusat. Sebenarnya indikatornya akan jelas kalau sampai ada dampaknya seperti kenaikan harga-harga yang drastis. Untuk saat ini, masalah tersebut tidak terjadi dan dari pemerintah pun telah memberikan penjelasan ke publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *